Close Menu
BelaNegara
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wajib Tahu 5 Fakta Menarik tentang Imunisasi Nasional yang Belum Pernah Anda Bayangkan Sebelumnya

Mei 17, 2026 12:27 pm

Mayoritas Infrastruktur Pasca Bencana Sumatera Terdampak Sudah Berfungsi, Konektivitas dan Logistik Berangsur Normal Hari Ini

Mei 17, 2026 9:10 am

Wamendagri Bima Arya: Pemimpin Harus Berideologi Kuat dan Punya Nyali Hari Ini

Mei 17, 2026 6:49 am
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
BelaNegaraBelaNegara
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Subscribe
BelaNegara
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Beranda » BELA NEGARA » Wamendagri Bima Arya: Pemimpin Harus Berideologi Kuat dan Punya Nyali Hari Ini
TERKINI

Wamendagri Bima Arya: Pemimpin Harus Berideologi Kuat dan Punya Nyali Hari Ini

penulisBy penulisMei 17, 2026 6:49 amTidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Pinterest Email WhatsApp
Share
Facebook LinkedIn Email WhatsApp

Semarang – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa seorang pemimpin harus memiliki pijakan ideologis dan nilai-nilai yang kuat agar tidak mudah terpengaruh tekanan kelompok tertentu. Menurutnya, komitmen terhadap nilai inklusivitas dan keberpihakan kepada masyarakat menjadi pedoman utama dalam mengambil keputusan, termasuk yang berisiko tinggi.

“Jadi pemimpin itu seringkali dihadapkan pada pilihan yang sulit, kita bisa memilih nyaman atau berisiko, tapi saya ambil risiko itu ketika saya meyakini nilai-nilai keberpihakan tersebut,” ujarnya dalam kegiatan Bedah Buku “Babad Alas” di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/5/2026).

Berdasarkan pengalamannya memimpin Kota Bogor selama satu dekade, ia menilai keteguhan memegang ideologi menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan kompleks di birokrasi maupun masyarakat. Ia mencontohkan keberaniannya membatasi izin penjualan alkohol di tempat hiburan malam demi melindungi generasi muda, meski harus menghadapi tekanan dari pihak-pihak tertentu. Selain itu, prinsip inklusivitas yang sama juga disebut berhasil menjadi landasan dalam menyelesaikan konflik pendirian rumah ibadah yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Lebih lanjut, Bima menjelaskan bahwa ideologi saja tidak cukup tanpa strategi membangun harapan masyarakat dan membentuk tim birokrasi yang solid. Dalam pengelolaan sumber daya manusia, ia menempatkan karakter, loyalitas, dan militansi sebagai pertimbangan utama dalam memilih pejabat sebelum kompetensi teknis.

“Jadi ketika memilih kepala dinas bagi saya karakter kompetensi karakter itu nomor satu. Adab itu nomor satu. Nomor selanjutnya baru kompetensi dan lain-lain,” jelasnya.

Untuk menjaga konsistensi nilai tersebut, ia menerapkan sistem penguatan moral melalui keterlibatan langsung dengan masyarakat, dialog bersama aktivis, serta menjadikan keluarga sebagai benteng terakhir dalam menjaga integritas. Ia mencontohkan bagaimana nilai-nilai kritis yang ditanamkan di lingkungan keluarga menjadi pengingat penting untuk menolak segala bentuk penyimpangan, termasuk gratifikasi.

Bima juga berpesan kepada para mahasiswa agar mempersiapkan diri sejak dini untuk menjadi pemimpin masa depan. Ia mengingatkan bahwa masa kepemimpinan berjalan sangat cepat, sehingga setiap kesempatan harus dimanfaatkan secara maksimal dengan penuh dedikasi dan semangat pengabdian.

“Dan bagi kalian yang nanti akan menjadi pemimpin atau bercita-cita jadi pemimpin, jangan lewatkan momen itu. Karena 10 tahun itu cepat sekali. Siapkanlah momen ketika kalian menjadi pemimpin. Ketika sedang menjadi pemimpin, do it with passion,” tandasnya.

Kegiatan bedah buku tersebut turut dihadiri Dekan FISIP Undip Teguh Yuwono, Asisten II Pemerintah Kota Semarang Hernowo Budi Luhur, serta para dosen dan mahasiswa FISIP Undip.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article5 Perubahan Revolusioner Infrastruktur yang Membuat Indonesia Menjadi Negara Agraria Terkuat di Asia Tahun 2024
Next Article Mayoritas Infrastruktur Pasca Bencana Sumatera Terdampak Sudah Berfungsi, Konektivitas dan Logistik Berangsur Normal Hari Ini
penulis

Related Posts

TERKINI

Mayoritas Infrastruktur Pasca Bencana Sumatera Terdampak Sudah Berfungsi, Konektivitas dan Logistik Berangsur Normal Hari Ini

Mei 17, 2026 9:10 am
TERKINI

5 Fakta Mengejutkan tentang Inflasi yang Bisa Menghancurkan Tabungan Anda dalam Semalam

Mei 12, 2026 1:28 pm
TERKINI

Rahasia di Balik Lembaga Pengelola Investasi yang Bisa Membuat Anda Kaya dalam Waktu Singkat

Mei 4, 2026 2:35 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Demo
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.